Personal tools
Log in
Personal tools
Log in
Recently visited
You are here: Home Magazines Indonesia 5 - Belajar Cara Dewasa

5 - Belajar Cara Dewasa

(In Indonesian) Learning system, on how to educate adult. What kind of education is good and beneficial and acceptable to them, especially the peasant?

Education, both formal and informal is an important part of the learning process. Education is important for all people at various age levels. How to educate adults is essentially different from the way of educating children. Why? Because when dealing with adult education, we are dealing with people who already have knowledge and extensive experience of life. Adults are people with all kinds of responsibilities, affairs, goals, hopes and dreams. What distinguishes it is the method. This edition will review on an interesting approaches in an effort to educate and empower adults, especially our farmer and gender role.

Table of contents:

  • 1 - 1
  • 2 - 3
  • 4 - 5
    Cara mendidik orang dewasa pada hakekatnya berbeda dengan cara mendidik anak-anak. Mengapa? Karena bila menangani pendidikan bagi orang dewasa, kita berurusan dengan orang yang sudah mempunyai pengetahuan dan pengalaman hidup yang luas. Orang dewasa adalah orang dengan segala macam tanggung jawab, urusan, tujuan, harapan dan mimpi. Pendidikan macam apa yang baik dan bermanfaat serta dapat diterima mereka, khususnya kaum tani? Salam edisi kali ini akan mengulasnya. Links: - Indonesian Secretariat for the Development of Human Resources in Rural Areas (Sekretariat Bina Desa/InDHRRA) - Institute for Social Tranformation (INSIST) - Users\'s Perspectives with Agricultural Research and Development (UPWARD)
  • 6 - 7
    Paulo Freire, seorang pemikir dan praktisi asal Brasil, mewariskan kepada kita pendidikan kerakyatan. Pendidikan kerakyatan ini mengakui adanya energi dan potensi di dalam diri orang per orang dan komunitas, berupaya memberdayakan energi dan potensi itu demi terciptanya kontribusi maksimum bagi proses pembangunan sebuah masyarakat baru, di mana di dalamnya semua orang bisa memenuhi kebutuhan manusiawi yang mendasar.
  • 8 - 10
    Dari hasil pengkajian model wanatani di Nusa Tenggara oleh Konsorsium Pengembangan Masyarakat Nusa Tenggara, ditemukan bahwa semakin lama pendampingan bukan kemandirian yang terjadi, tetapi justru ketergantungan petani terhadap lembaga pendamping justru semakin kuat.
  • 11 - 11
    Ada dilema tertentu yang sangat peka dalam masyarakat, dan mungkin terlalu peka untuk ditangani langsung oleh penyuluh pembangunan atau agen perubahan, seperti yang berkaitan dengan mitos, adat istiadat, dll. Dalam kasus seperti itu, anda mungkin perlu mendekati isunya dengan cara tidak langsung, dengan menyajikan suatu \"cermin\" yang memperlihatkan keadaan mereka. \"Cermin\" tersebut akan memberikan kesempatan guna menemukan masalah atau kelemahan sendiri tanpa mereka sadari secara langsung.
  • 12 - 13
    Ikatan Petani Nasional Pengendalian Hama Terpadu (IPNPHT) telah menyatakan dukungannya dan mengembangkan suatu kerangka kebijakan untuk program tahun 2001, suatu kerangka yang diperlukan untuk lokakarya gender nasional yang pertama. Lokakarya yang diselenggarakan oleh kaum petani ini, memusatkan perhatian pada pengembangan strategi, rencana kegiatan dan suatu kurikulum yang akan menyokong pendekatan partisipatori terhadap pengarusutamaan gender dalam kegiatan Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT).
  • 14 - 15
    Secara umum, Sekolah Lapangan (SL) terdiri dari beberapa kelompok orang yang memiliki minat umum, yang dengan sebuah dasar yang teratur mempelajari tantang \"mengapa dan bagaimana\" sebuah topik khusus secara bersama-sama. Topiknya bisa bervariasi, dari PHT, pertanian organik, ternak, tanah, dll. SL disadur terutama untuk kegiatan belajar di lahan, di mana sangat diperlukan adanya pengguliran khusus keterampilan-keterampilan manajemen dan pemahaman konseptual. Jadi, apa elemen-elemen dasar yang penting pada sebuah SL?
  • 16 - 17
    Kelompok swadaya perempuan yang bermukim di Terai, India, kini tengah bergerak melampaui tujuan kelompok-kelompok swadaya pada umumnya, yaitu meningkatkan status sosial ekonomi mereka. Kelompok ini juga dimanfaatkan sebagai agen perubahan dan melakukan advokasi tidak hanya pada isu-isu gender, tetapi juga pertanian berkelanjutan. Bagaimana strategi mereka?
  • 18 - 21
    Selama beberapa tahun ini, pendekatan partisipatif telah banyak digunakan oleh staf progarm Pengendalian Hama terpadu (PHT) di Indonesia untuk mengkaji hasil dari kegiatan PHT. Baru-baru ini sebuah studi dampak dengan menggunakan foto dilakukan oleh Kelompok Studi Petani di Ciamis, Jabar. Studi ini dilakukan dalam rangka mempelajari dampak program masyarakat PHT terhadap kemiskinan yang terjadi pada masyarakat petani. Bagaimana caranya dan apa hasilnya?
  • 22 - 24
    Tanaman jambu mente merupakan salah satu komoditas andalan yang dapat mendukung peningkatan ekonomi rakyat. Agar dapat berproduksi dengan baik, tanaman ini harus dilindungi dari hama. Hama mente langsung menyerang pucuk muda maupun menyebabkan bunga rontok sehingga menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi petani. Namun, permasalahan ini dapat diatasi oleh kelompok tani dalam SLPHT jambu mente di Desa Manumean, TTU- NTT.
  • 25 - 25
    Semakin melemahnya kerja-kerja pengorganisasian, baik pada tingkat basis maupun organisasi bersama yang lebih besar di tingkat kabupaten, mendorong WALHI-Jakarta, SANKARI-Ruteng dan IMAW mengadakan pelatihan pengorganisasian bagi para Community Organizer di Wela, Desa Golo Worok, Ruteng, Manggarai. Pelatihan ini diikuti oleh pengurus Serikat Petani Manggarai dan sejumlah utusan dari 22 organisasi petani dan masyarakat adat Manggarai.
  • 26 - 27
    Untuk menghalangi tersebarnya HIV/AIDS yang begitu cepat di Kamboja, serta semakin rentannya masyarakat pedesaan untuk terserang penyakit kronis, Program HIV-UNDP Asia Tenggara dan Program Pengelolaan Hama Terpadu berbasis masyarakat-FAO memutuskan untuk mengembangkan program percobaan berdasarkan strategi masyarakat dari sekolah lapangan petani. Program ini disebut dengan \"Sekolah Kehidupan Petani (SKP)\". SKP diselenggarakan melaui jaringan petani yang telah menyelesaikan SL-PHT dan bersemangat untuk mengerjakan isu yang lain yang mempengaruhi mata pencaharian mereka.
  • 28 - 29
    Model pendidikan untuk orang dewasa (andragogi) mengidealkan terjadinya proses pembelajaran dialektif-interdependentif antara berbagai komponen, guru, peserta dan materi yang tidak terpusat. Fokus dan acuan utama konsepsi belajar dalam model ini lebih menempatkan guru bukan sebagai kekuatan sentral tetapi sebagai seorang fasilitator. Perannya adalah bagaimana guru/fasilitator tersebut mampu merangsang peserta agar dapat mengolah pengalaman yang dimilikinya sebagai titik tolak pengembangan belajarnya.
  • 30 - 30
    Sekolah Lapangan dan Pengembangan Teknologi Partisipatif merupakan pendekatan partisipatif dalam rangka mempromosikan pengembangan pertanian berkelanjutan. Keduanya bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam mengambil keputusan dan merangsang tumbuhnya inovasi-inovasi lokal. Tapi, apa perbedaannya? adakah kedua pendekatan ini tumpang tindih atau saling melengkapi?
  • 31 - 31
    Krisis ekonomi yang melanda Indonesia sejak 1997 telah menggoyahkan stabilitas perekonomian nasional. Di saat peranan sektor riil dan industri melemah, sektor pertanian justru menjadi satu-satunya sektor yang terbukti masih dapat memberikan kontribusi pada perekonomian nasional. Untuk meningkatkan peranan sektor pertanian di masa depan, dibutuhkan data pertanian yang lengkap dan akurat yang dapat dijadikan acuan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan pertanian. Di sinilah peran penting sensus pertanian.
  • 32 - 34
    Bila kita cermati lebih jauh, sebenarnya petani memiliki potensi dan keunggulan dalam lingkungan kehidupannya. Di mana hubungan kekerabatan yang kental merupakan salah satu ciri yang melekat dalam masyarakat pedesaan. Dalam hubungan kekerabatan ini juga terjadi tukar-menukar pengalaman lewat pertemuan adat ataupun acara-acara lainnya.
  • 35 - 35
    Pendidikan Popular Membangun Kesadaran Kritis Oleh Mansour Fakih, Roem Topatimasang dan Toto Rahardjo. Buku ini dimaksudkan untuk mengurai pengalaman para pengguna metode pendidikan partisipatif kepada para fasilitator lain atau yang sedang belajar menjadi fasilitator masyarakat. Buku Pegangan Ilmu Pertanian untuk Para Guru Oleh Peter Taylordan Hegel Terome. Buku ini dapat digunakan sebagai penunjang kurikulum praktek pertanian berkelanjutan. Pendidikan Musyawarah Rakyat Oleh Supartono. Buku ini mencoba memaparkan arti penting pendidikan untuk rakyat dan kebangkitannya melawan penindasan. Belajar dari Pengalaman Oleh P3M. Buku ini masih diakui sebagai alat bantu yang sangat berguna untuk para fasilitator pendidikan orang dewasa untuk pengembangan masyarakat.
  • 36 - 36
    Tanpa terasa perjalanan waktu 1 tahun lebih sudah kita lalui. Tanpa terasa SALAM sudah terbit sebanyak 5 edisi. Kami menyadari masih jauh dari bagus apalagi sempurna. Maka, kami mengharap dukungan, masukan, saran dan kritik dari segenap pembaca yang terhormat demi kesempurnaan SALAM pada edisi-edisi berikutnya. Kami selalu menunggu itu!
Document Actions