Personal tools
Log in
Personal tools
Log in
Recently visited
You are here: Home Magazines Indonesia 21 : Lebih Sehat dengan LEISA

21 : Lebih Sehat dengan LEISA

(In Indonesian) More healthy with LEISA. At first glance, agriculture and health may not appear to be directly related. In fact these two areas are moderately related. Agriculture produces the food that we eat and the quality of the food consumed obviously greatly affects our health.

The use of pesticides and fertilizers, for example, can cause chemical residues on food. If food is consumed, the chemical residues will accumulate in the body and in return can cause health problems.

Table of contents:

  • 1 - 1
    Petani sayur organik di Tabanan, Bali sedang memanen jahe yang ditanam tumpang sari dengan selada. Mengonsumsi sayur organik adalah salah satu upaya memperbaiki kesehatan.
  • 2 - 3
  • 4 - 5
    Sekilas, pertanian dan kesehatan mungkin memang terlihat tidak saling berhubungan. Padahal sebenarnya dua bidang ini memiliki keterkaitan lumayan besar. Pertanian menghasilkan bahan pangan yang kita makan. Kualitas bahan pangan yang dikonsumsi jelas sangat memengaruhi kesehatan kita. Pemakaian pestisida dan pupuk bisa menimbulkan residu bahan kimia pada bahan pangan yang dihasilkan. Jika bahan pangan ini dikonsumsi, maka residu bahan kimia akan berakumulasi dalam tubuh dan pada gilirannya bisa menyebabkan gangguan kesehatan.
  • 6 - 8
    Pemerintah dan Dinas Kota Trivandrum, India, mencanangkan program bercocok tanam sayuran di teras rumah. Program yang menarik minat ribuan orang di Trivandrum dan kota-kota sekitarnya ini menjadikan masyarakat perkotaan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta mendapatkan produk pangan yang sehat.
  • 9 - 11
    Ecoton, lembaga kajian ekologi dan konservasi lahan basah, mengidentifikasi 70 jenis tanaman berkhasiat obat di bantaran Kali Surabaya. Tanaman obat ini kemudian diangkat sebagai simbol untuk mengenalkan potensi dan ancaman terhadap lingkungan Kali Surabaya.
  • 12 - 13
    Sampai saat ini para peternak di Toraja dan Mamasa selalu menggunakan ramuan tradisional untuk mengobati penyakit berak susu pada kerbaunya. Resepnya diajarkan secara turun temurun oleh orang-orang tua dan memanfaatkan beragam tanaman di sekitar rumah dan kebun.
  • 14 - 16
    Para peneliti yang membandingkan kondisi kesehatan jiwa dengan angka bunuh diri di Cina, Sri Lanka, dan Inggris menemukan bahwa tingginya tingkat bunuh diri di Sri Lanka dan Cina bukan disebabkan tingginya tingkat sakit jiwa atau kecenderungan menyakiti diri sendiri, tetapi karena penduduk di dua negara ini lebih mudah memperoleh pestisida dibanding penduduk di Inggris.
  • 17 - 19
    Yayasan Karang Widya menggunakan pertanian organik bagi anak-anak jalanan. Peserta pun menemukan jati diri sendiri dan melepaskan diri dari kesenjangan di masyarakat, serta dapat kembali dalam tatanan kehidupan masyarakat normal.
  • 20 - 22
    Banyak keluarga Di Giyombong, Kecamatan Bruno, Jawa Tengah, memenuhi kebutuhan pangan mereka dari hasil kebunnya sendiri ketimbang membeli beras. Mereka memilih tidak menerima bantuan raskin karena pola makan di desa ini berbeda dengan mayoritas desa di Jawa Tengah. Dari generasi ke genereasi, leye, hasil olahan gaplek, menjadi pangan pokok sehari-hari.
  • 23 - 25
    Ubi jalar berumbi jingga cukup menjanjikan karena kandungan karotenoid provitamin A-nya tinggi dan mudah diserap tubuh. Ubi jalar dianggap sebagai tanaman ketahanan pangan yang sangat baik di sub-Sahara Afrika karena tanaman tersebut bisa bertahan dalam kekeringan sementara tanaman lain, seperti jagung, mati.
  • 26 - 28
    Para petani di selatan Negara Bagian Chiapas di Meksiko menyebutkan bahwa periode malnutrisi kronis yang dialami oleh anak-anak merupakan periode ketika mereka masih bertani kopi konvensional, dan ketika tingkat kemiskinan tinggi akibat harga kopi yang rendah.
  • 29 - 33
    Sekitar 1.000 petani di Accra, Ghana membudidayakan sayuran di perkotaan untuk dijual. Sayuran yang mereka hasilkan dikonsumsi 200.000 penduduk Accra setiap harinya. Budidaya sayuran di perkotaan kini dilihat sebagai alat penting untuk mencapai keamanan pangan, menu seimbang, dan merupakan mata pencaharian banyak penduduk kota di Ghana.
  • 34 - 34
    Karang Widya memilih anak-anak rentan sebagai peserta proses pembelajaran karena fakta bahwa jumlah anak-anak rentan terus bertambah setiap tahunnya, baik di pedesaan ataupun perkotaan. Pembinaan anak-anak rentan sudah banyak diupayakan oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM), misalnya melalui program rumah singgah. LP3M Algheins merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat yang peduli dengan masalah-masalah kebodohan, kemiskinan, keterbelakangan, pengangguran, lingkungan hidup, kesehatan, dan berperan aktif dalam pembangunan menuju masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • 35 - 35
    Nina Planck, dalam buku Real Food, Hidup Bebas Penyakit dengan Makanan Alami, membantu kita memilihkan makanan yang tepat. Buku yang diterjemahkan dari Real food: What to eat and Why, terbitan Bloomsbury Publising, tahun 2006, ini memaparkan bahwa makanan sehat adalah makanan yang berasal, baik dari hewan maupun tumbuhan, yang diberi pakan alami, serta makanan hasil olahan sederhana.
  • 36 - 36
    Dalam edisi ini SALAM ingin menggali lebih dalam isu-isu yang dihadapi petani skala kecil yang menerapkan pendekatan LEISA. Apa saja tantangan dan peluang mereka dalam mengembangkan perdagangan yang adil dan berkelanjutan? Bagaimana strategi mereka mengakses pasar (internasional dan lokal)?
Document Actions
  • Print this Print this